SEKILAS INFO
  • 1 bulan yang lalu / http://www.suaramuhammadiyah.id/2019/10/19/haedar-nashir-membuat-saya-malu/
  • 7 bulan yang lalu / Lelang Alas Sujud DKM Masjid Al-Mujahidin Kukusan Telah Terpenuhi, Maka Lelang Alas Sujud Ditutup. Bagi jamaah yang akan berinfak kami alokasikan untuk kegitanan lainnya.
  • 7 bulan yang lalu / Pawai Ramadhan Masjid Al Mujahidin. Sabtu, 4 Mei 2019 Mulai Ba’da Maghrib.
WAKTU :

11 Orang Terbaik Pilihan Allah SWT

Terbit 17 November 2019 | Oleh : Zaenal Bastari | Kategori :
11 Orang Terbaik Pilihan Allah SWT

11 Orang Terbaik Pilihan Allah SWT Menurut Hadits Rasulllah Muhammad SAW

oleh Ustadz H. Irfanuddin Rafiuddin, Lc., M.Pd.I (Ketua Korps Mubaligh Muhammadiyah Kota Depok)

disampaikan pada Pengajian Studi Islam Ahad Pagi (SIAP), Tanggal 17 November 2019

 

Kata “Baik” dalam Al Qur’an dapat kita ketemukan, Khair, Ma’ruf, Thoyyib, Al birr, Hasan.

Dari segi bahasa memiliki makna lebih dan makna paling.  Bentuk asalnya adalah (akhyar) yang berarti “lebih baik” atau “paling baik.“

Khair itu suatu kebaikan yang telah ditetapkan oleh Allah.  Mungkin ada orang yang menganggap bahwa shalat itu tidak baik, tetapi bagi Allah shalat itu adalah baik untuk dilakukan.  Kebaikan shalat itu baik bagi pelakunya.  Tidur adalah sesuatu yang baik, tetapi kebaikannya tidak ditetapkan dan tidak ditentukan oleh Allah.  Tidur yang cukup dalam sehari baik bagi kesehatanmu.  Oleh sebab itulah, maka di dalam azan Subuh (Shalat lebih baik daripada tidur).

Kata (khair) yang digunakan di dalam Al-Qur’an memiliki 22 makna.  Makna itu ditentukan sesuai konteks yang digunakan di dalam ayat. Arti pertama adalah “kebaikan” yang merupakan lawan dari kata “kejahatan.”  Arti-arti lainnya adalah “iman, isteri, harta, sehat, pahala, yang lebih utama, makanan, kemenangan, kendaraan tunggangan, Al-Qur’an, yang lebih bermanfaat, harga yang murah, kebajikan, kekuatan, dunia, mendamaikan, anak, orang yang saleh, memaafkan, sikap santun, amal sunat, dan sesuatu yang bermanfaat.” Betapa luasnya makna kata itu digunakan oleh Al-Qur’an.

  1. Orang yang mempelajari Al Qur’an dan mengajarkannya

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ

(صحيح البخاري 5027)

“Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari 5027 )

 

  1. Orang yang paling baik akhlaknya

خِيَارُكُمْ أَحَاسِنُكُمْ أَخْلاَقًا

( صحيح البخاري6035)

“Sebaik-baik kalian adalah orang yang paling baik akhlaknya “ (HR. Bukhari 6035)

 

  1. Orang yang paling baik dalam membayar/mengembalikan hutang

خَيْرُكُمْ أَحْسَنُكُمْ قَضَاءً

:أي عند رد القرض .

صحيح البخاري رقم 2305

“Sebaik-baik kalian adalah orang yang paling baik dalam membayar (mengembalikan hutang) (HR. Bukhari 2305)

 

  1. Orang yang paling boleh diharapkan kebaikannya dan aman dari keburukannya

خَيْرُكُمْ مَنْ يُرْجَى خَيْرُهُ ويُؤمَنُ شَرُّهُ

(صحيح الترمذي / 2263)

“Sebaik-baik kalian adalah orang yang paling boleh diharapkan kebaikannya dan aman dari keburukannya ” (HR. Tirmidzi 2263)

 

  1. Orang yang paling baik terhadap ahli keluarganya

خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ

(صحيح ابن حبان / 4177)

“Sebaik-baik kalian adalah orang yang paling baik terhadap ahli keluarganya”  (HR. Ibnu Hibban : 4177)

 

  1. Orang yang memberi makan (kepada orang lain) dan menjawab salam

خَيْرُكُمْ مَنْ أَطْعَمَ الطَّعَامَ وَرَدَّ السَّلاَمَ

(صحيح الجامع / 3318 )

“Sebaik-baik kalian adalah orang yang memberi makan (kepada orang lain) dan menjawab salam.“ (Shahih Al Jami’ 3318)

 

  1. Orang yang paling baik dalam meluaskan tempat ( bagi orang masuk dalam saf) dalam sholat

خِيَارُكُمْ أَلْيَنُكُمْ مُنَاكِبٌ فِي الصَّلاَةِ

(الترغيب والترهيب 234/1)

أي: يفسح لمن يدخل الصف في الصلاة .

“Sebaik-baik kalian adalah orang yang paling baik dalam meluaskan tempat (bagi orang masuk dalam saf) dalam solat.”  (Targhib wa Tarhib 1/234)

 

  1. Orang yang panjang umurnya dan baik amal perbuatannya

خَيْرُ النَّاسَ مَنْ طَالَ عُمْرُهُ وَحَسُنَ عَمَلُهُ

(صحيح الجامع 3297)

“Sebaik-baik manusia adalah orang yang panjang umurnya dan baik amal perbuatannya.”(Shahih al Jami’ 3297)

 

  1. Orang yang paling bermanfaat bagi orang lain

خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ

( صحيح الجامع 3289)

“Sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi orang lain.”(Shahih al Jami’ 3289)

 

  1. Orang yang paling baik terhadap sahabat & tetangganya

خَيْرُ الْأَصْحَابِ عِنْدَ اللهِ خَيْرُكُمْ لِصَاحِبِهِ، وَخَيْرُ الْجِيْرَانِ عِنْدَ اللهِ خَيْرُكُمْ لِجَارِهِ

(صحيح الأدب المفرد/84)

“Sebaik-baik sahabat di sisi Allah adalah orang yang paling baik terhadap sahabatnya. Sebaik-baik tetangga di sisi Allah adalah orang yang paling baik terhadap tetangganya” (Shahih Adabul Mufrod : 84)

 

  1. Orang yang memiliki hati yang makhmum dan lisan yang jujur

(خَيْرُ النَّاسِ ذُو الْقَلْبِ اْلمَخْمُومِ وَاللِّسَانِ الصَّادِقِ) قالوا : صدوق اللسان نعرفه ، فما مخموم القلب ؟ قال

هو النقي ، التقي ، لا إثم عليه ، ولا بغي ، ولا غل ، ولا حسد  :

(صحيح الجامع / 3291)

Sebaik-baik manusia adalah orang yang memiliki hati yang makhmum dan lisan yang jujur.“

Para sahabat bertanya : Lisan yang jujur kami faham, maka apa yang dimaksud dengan hati yang makhmum?

Baginda bersabda : “orang yang memiliki hati bersih dan bertakwa, tidak ada dosa, tidak berbuat zalim, serta tidak ada kebencian dan hasad.“ (Shahih al Jami’ 3201)

 

 

SebelumnyaSHOF SHOLAT ANAK KECIL (Tulisan Kedua)

Tausiyah Lainnya