SEKILAS INFO
  • 8 bulan yang lalu / http://www.suaramuhammadiyah.id/2019/10/19/haedar-nashir-membuat-saya-malu/
  • 1 tahun yang lalu / Lelang Alas Sujud DKM Masjid Al-Mujahidin Kukusan Telah Terpenuhi, Maka Lelang Alas Sujud Ditutup. Bagi jamaah yang akan berinfak kami alokasikan untuk kegitanan lainnya.
  • 1 tahun yang lalu / Pawai Ramadhan Masjid Al Mujahidin. Sabtu, 4 Mei 2019 Mulai Ba’da Maghrib.
WAKTU :

Amaliyah di Bulan Dzulhijjah (Kegiatan Qiyamullail & Kajian Shubuh)

Terbit 6 Agustus 2018 | Oleh : | Kategori : Uncategorized

Bulan Dzulhijjah sebentar lagi akan tiba, bulan ke-12 atau bulan terakhir dalam penanggalan bulan Hijriyah.  Salah satu bulan dari 4 bulan yang di muliakan Allah swt, yakni Rajab, Dzulqoidah, Dzulhijjah dan Muharram.

Bulan Dzulhijjah dimuliakan oleh Allah swt., karena didalamnya ada ritual ibadah yang sangat spektakuler, luar biasa besar, melibatkan banyak orang, serta perlu manajemen penanganan jamaah yang luar biasa, tidak lain adalah ibadah Haji ke Baitullah.

Dalam Kajian Shubuh di awal bulan, pada Ahad pagi, 5 Agustus 2018 yang disampaikan oleh Ustadz Drs. H. Agus Salim dalam tema kajian “Amaliyah di Bulan Dzulhijjah” diuraikan minimal ada 4 amaliyah yang dilakukan oleh ummat Islam diseluruh dunia.  Amaliyah pertama jelas merupakan ibadah Haji.  ibadah haji merupakan ibadah yang masuk kategori kelas berat, menurut uraian penceramah.  Kenapa berat???? tidak lain karena tempat, waktu, biaya, dan tenaga yang diperlukan dalam ibadah ini tergolong cukup berat.  Dari segi tempat, hanya dilakukan di kota Mekkah, yang kondisi cuaca dan iklim yang jelas sangat jauh berbeda dengan kondisi di Indonesia.  Untuk waktu, memerlukan waktu yang berhari-hari, bahkan dari mulai berangkat sampai pulang kurang lebih 40 hari, walaupun sesungguhnya proses ibadah haji mulai wukuf s.d hari tasyrik saja, waktu yang tidak sebentar.  Bahkan untuk mendapatkan daftar tunggu jamaah haji di Indonesia yang cukup lama.

dari segi biaya, biaya haji reguler perlu biaya tidak kurang 35 juta, banyak kisah-kisah heroik dari jamaah haji dalam memenuhi biaya yang tidak sedikit.   Dan dari segi tenaga tentunya waktu dan iklim yang tidak biaya akan menguras tenaga yang luar biasa, sehingga calon haji banyak disarankan untuk juga mempersiapkan secara pisik.

Amaliyah selanjutnya adalah ibadah Qurban.  ibadah yang dikatagorikan sebagai ibadah yang sedang, karena dari segi ibadah ini ada biaya yang dikeluarkan, disisi lain tidak banyak juga ummat Islam yang punya azzam yang kuat dalam memenuhi ibadah qurban ini, walau banyak diantara kita yang secara materi mampu.

Amaliyah berikutnya adalah Puasa Arafah dan Sholat Idul Adha.  Ibadah ini dapat mampu dilakukan oleh semua orang, baik kaya maupun miskin.

dari 4 amaliyah ini setidaknya dapat kita lakukan untuk 3 amaliyah yang ada, baik yang sedang menunaikan haji maupun yang ada di tanah air.

sebelum kajian shubuh ini dilakukan diawali dengan pelaksanaan sholat qiyamullail yang merupakan acara yang tidak terpisahkan dari Kajian Shubuh Awal Bulan, satu kesatuan yang berjalan beberapa tahun belakangan ini di Masdji Al Mujahidin Kukusan.  Adapun imam qiyamullail pada kesempatan bulan ini oleh Ananda Haqqon Asya’bani (14 Tahun) cucu dari Ketua DKM Al Mujahidin Kukusan, H. Zaenal Abidin, S.Ag

https://www.facebook.com/682099085192058/videos/1817127288355893/

Sesudahnya105 Tahun Hadirnya ‘Aisyiyah sebagai Pencerah dan Pencerdasan Ditengah Pergolakan Kebangsaan

Berita Lainnya

0 Komentar